Archive for the ‘ Taiwan-Islam ’ Category

Saatnya bangkit !

Pagi-pagi tadi sambil packing saya chatting sebentar dengan Bu Nanik yang sedang Konferensi di Polandia. Beliau sempet mengeluh bagaimana bangsa Indonesia dijelek-jelekan oleh bangsa lain di konferensi tersebut. Ada pula peserta yang mabuk dengan mengatakan :

“Malaysia bagus, Indonesia jelek .. Suharto .. bla .. bla “

Duh rasanya gimana gitu. Beliau lebih memilih menghindar berbicara dengan mereka. Sakit rasanya … Ayo Bu Nanik harumkan nama Indonesia dengan riset-riset anda ! I BET YOU WILL !!! No matter what they say …

Saya rasa memang sudah saatnya Indonesia bangkit, jangan terpuruk melulu. Tentunya harus ada dukungan dari seluruh Indonesia. Bukan hanya SBY saja. Kita harus keluar dari keterpurukan ini.

Alhamdulillah sedikit tulisan saya tentang bagaimana membangun pertanian Indonesia lewat FOSS mendapatkan juara 3 di IGOS Summit2. Dari artikel tersebut saya tidak ingin hanya menjadi tulisan saja, lebih dari itu saya ingin menjadi kenyataan. Swasembada pangan merupakan suatu hal yang penting dalam bangsa kita. Banyak rekan2 TKI disini lebih memilih menjual sawah ketimbang menanamnya. Mengapa ? Kebijakan yang tidak mendukung petani membuat mereka menjadi miskin.

Hopefully there is a way to make it comes true. I am nothing, but if there are a lot of people are willing to support me, Insya Allah we make it happen !!

*4 jam sebelum meninggalkan Taiwan

Terima kasih buat Mbak Yuhana atas koreksinya terhadap blog saya tersebut. You make it perfect

Iklan

Alhamdulillah USIM USIM

Menangis darah …
2 bulan …..
menjadi anak tiri di lab ….
Hanya pada Allah, saya berserah diri

>>> ME -> CARD >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
80 C2 00 00 09 D3 07 02 02 01 81 10 01 83
ENVELOPE: Menu selection

DEVICE:KEYPAD -> UICC
ITEM ID:131

<< ME <<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<>> ME -> CARD >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
80 12 00 00 16
FETCH

<< ME <<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<< DISPLAY
STR:length =8
nurainir
format:8 BITS
class:no class meaning

Alhamdulillah … Allahu akbar !!!!

Taiwan dan Hong Kong

Hari minggu ini badan saya agak meriang … entah kenapa sejak kemarin sore … lemes dan lemes.

Hati ini terasa gembira bercampur pilu menjelang keberangkatan saya ke Hong Kong. Gembira karena akan segera menjalankan tugas internasional saya yang pertama. Pilu setelah melihat kehidupan para TKI/TKW di Hong Kong.

Wallahu a’lam mana yang lebih parah Taiwan atau Hong Kong ?
Agak sedih juga karena sejak minggu kemarin saya sudah pensiun dari Formmit mengingat waktu semakin dekat dengan kelulusan saya (Amiiin semoga)

Sempat melihat siaran metro TV, tentang kehidupan para TKI di Taiwan

Mungkin di Hong Kong jumlah mahasiswanya lebih sedikit daripada di Taiwan. Terlihat kehidupan TKI disana belum tersentuh. Wallahu ‘alam.

Hong Kong Here … I am coming later ….

Belajar dengan penuh semangat

Hari ini saya agak kaget menerima email dari Chairman MobiHoc 2008. Kaget dan sedih 😥 Jadi inget perjuangan 2 minggu yang lalu.

Yach bagaimana lagi semua itu adalah rejeki. Mungkin kali ini bukan rejeki iin. Poster riset ttg koreksi GAMER untuk multi daerah geocast ditolak.

Namanya juga kerja super instan hanya 5 hari untuk menyelesaikannya. Mulai dari baca paper, mrogram sampai ke tahap penulisan paper.

Namun kesedihan tsb sedikit terobati melihat gambar-gambar yang dikirim Cak Joss tentang pelatihan kompter untuk para tenaga kerja di Taiwan hari minggu kemarin.

mescil.jpg

Subhannallah semangat mereka luar biasa. Kami mahasiswa yang tergabung di Formmit sampai kewalahan dengan membludaknya jumlah peserta. Dengan terpaksa kami menolak para pendaftar baru. Walaupun dengan hati sedih. Rencana semula kami hanya menerima 30 peserta dengan mengingat ketersediaan komputer yang ada 😦 Namun hari itu peserta di luar dugaan mendekati 50 pendaftar.

Kami ingin merangkul mereka semua dengan harapan sedikit ilmu komputer yang kami berikan dapat memberikan bekal saat mereka pulang ke Indonesia.

Ok iin … ayo semangat belajar … jangan pantang menyerah…

Mereka dengan keterbatasan saja masih semangat, iin juga 🙂

Laa yukalifullahu nafsan illah wus’aha

*Cak Joss : foto iin malah g ada 😳

Dimanakah Bu Noura ?

Hari ini seperti biasa saya dan Mbak Yuhana pergi ke mesjid kecil. Dari hari ke hari acara di mesjid kecil semakin padat mulai dari pukul 10.30 sampai dengan mendekati maghrib. Mulai dari mandarin, kewirausahaan, komputer, konsultasi Islam dan kajian ahad sore. Berbagai pembekalan kami berikan kepada para Tenaga Kerja Indonesia di Taiwan.

Dulu pernah saya ceritakan di blog ini, bagaimana perbandingan antara jumlah mahasiswi muslimah dengan mbak2 TKW. Sungguh kami memang kekurangan tenaga. Namun kita mencoba meng-optimalkan yang ada.

Seorang mbak TKW hari ini bertanya,

“Mbak Bu Noura sekarang dimana ya ?”

“Bu Noura siapa”

“Itu dokter Noura”

“Maaf.. mbak … saya tidak kenal”

Baca lebih lanjut

Kami masuk penjara lagi

Suhu pagi ini lumayan dingin sekitar 11 derajat membuat orang malas untu keluar pagi-pagi. Namun hal itu tidak menghalangi untuk mengayuh sepeda ke masjid besar. Tepat pukul 7.45 kami mendampingi pengurus Masjid Besar untuk pergi lagi ke penjara Yilan.

Tempat yang pertama kami singgahi adalah Penjara Laki-laki. Sebelum semua tahanan dipanggil para pengurus masjid besar melakukan negoisasi dengan kepala penjara. Karena kita masih dalam suasana imlek, kita diberi hadiah minuman keras. Tentu saja kami langsung bilang kami tidak minum. Itulah aturan kami sebagai seorang muslim.

Selanjutnya kami dipertemukan oleh para tahanan muslim yang kira-kira 98% berasal dari Indonesia, sedangkan yang lain berasal dari pakistan dan srilangka. Hasil pertemuan tersebut dapat dilihat di website formmit. Dari hasil pertemuan tsb, Subhannallah semangat ke-Islaman mereka masih kuat meskipun di penjara. Ada bagian di website Formmit yang belum diceritakan yaitu saat salah satu tahanan dari Srilangka meminta makanan yang benar-benar halal. Menurutnya, meskipun makanan benar-benar bebas dari babi belum bisa dikatakan halal, karena belum tentu Ayam tersebut disembelih dgn nama Allah. Permintaan ini sangat berat dipenuhi karena penguhuni tahanan tidak hanya muslim. (Jangankan di dalam tahanan, kita yang bebas di luar saja sering makan vegetarian dan ikan kalaupun makan daging harus masaka sendiri dan beli di masjid) Baca lebih lanjut

KELUARGA MUSLIM INDONESIA TAIWAN

Ikhwa fillah rahimakulullah, alhamdulillah segala puji syukur kehadirat Allah SWT dan berkah rahmat Allah dan hanya karena Allah, juga terkirim salam dan sholawat kepada junjungan Rasulullah SAW, dengan teriring ucapan basmallah, pada:
hari Ahad Pon, 02 Desember 2007 (23 Dul-Qoidah 1428H),
pukul 13:30 waktu local taiwan,
di mesjid kecil (Cultural Mosque), No.3, Lane 25, Sec 1 Hsin-hai Rd.,Taipei, Taiwan, 會址: 台北市辛亥路1253,
 
telah disepakati bersama oleh seluruh organisasi warga muslim Indonesia di Taiwan melalui perwakilan masing2 orgs., yakni FORMMIT, MTYT, FOSMIT, IMIT, FKKBWIT dan IWAMIT, dengan dihadiri perwakilan KDEI (Bp. Pangkuh Rubiyono), atas terbentuknya KMIT (KELUARGA MUSLIM INDONESIA TAIWAN)