Archive for the ‘ MamaKey ’ Category

Bye bye my laptop

Dah bbrp minggu ini saya terpaksa meninggalkan laptop di kampus karena sudah tak kuat lagi membawa laptop PP. Kalau harus minta tolong bawakan tiap hari tak enak hati rasanya. Akhirnya saya putuskan hanya minta tolong saat senin dan jumat karena saya membutuhkannya saat weekend.

image

Hidup tanpa laptop untuk orang seperti saya cukup berat juga. Apalagi saya ingin segera menyelesaikan semua tugas sebelum anak ini lahir kedunia. Untuk itu sekarang semua pekerjaan saya print sbg pengantar tidur dan menyusun algoritma pun dilakukan tulisan tangan di buku. Hhmm jadi inget jaman dulu S1 tdk punya komputer. Namun saya lihat cara ini lebih efektif. Saya bisa lebih konsen tanpa harus terganggu dunia maya.

image

39 minggu kehamilan

Menata dapur

Dapur nyaman membuat masakan jadi menyenangkan. Baru aja saya temukan cara menata dapur di youtube. Berharap nanti bisa saya praktekan di dapur sendiri.

[MamaKey] Ketrampilan Menjahit

Hari ini saya menemukan salah satu cara meningkat kemampuan motorik balita dengan menjahit. Bahan cukup murah cukup karton dan pita. Simak caranya disini :

[mamakey] belajar berhitung dengan lilin mainan

Pada tulisan sebelumnya, saya share video pembuatan lilin mainan. Pada tulisan sekarang mari kita pakai lilin mainan tersebut sebagai alat belajar berhitung, seperti dalam video berikut ini :

[MamaKey] Membuat Lilin Mainan

Yuk bikin lilin mainan sendiri 🙂

[MamaKey] Melukis Dengan Jari Untuk Balita

Saya perhatikan Key seringkali melakukan finger paint atau melukis dengan jari kecilnya di sekolah. Sayapun ingin membuatkan pewarna sendiri dengan biaya murah. Setelah googling akhirnya saya menemukan di web ini. Saya tulis dulu disini biar tidak lupa 🙂
Bahan :

  • 1/2 cangkir tepung jagung/maizena
  • 3 sendok makan gula
  • 1/2 sendok makan garam
  • 2 cangkir air dingin
  • pewarna makanan

Baca lebih lanjut

[MamaKey] No WeekEnd Konsumtif

Setiap Jumat saya selalu berpikir acara bermain apa ya ? Biasanya hari Senin-Jumat, saya biasanya mendownload berbagai video anak, terkadang membuat slide sendiri. Kemudian saya cari referensi berbagai permainan untuk anak. Pada prinsipnya saya tidak ingin membelikan Key mainan baru. Selain karena alasan finansial, ada dua alasan lain yaitu pertama, disini saya hanya sementara jadi malas membeli mainan banyak-banyak, kedua saya tidak ingin menciptakan sifat konsumtif pada anak saya. Selain tidak membelikan mainan baru, saya usahakan mengurangi pergi ke tempat permainan yang harus merogoh kocek. Sebagai informasi disini permainan odong-odong sekali main 2 EUR untuk 3 menit. Mahaaalnyaaaa !  Kalau di Indonesia masih murah , 2000 bisa main sepuasnya. Jadi untuk urusan main beginian saya cukupkan sekali sebulan aja 😀 Namun saya sudah berjanji pada diri sendiri, jika sampai di Indonesia saya juga tidak akan memanjakan Key untuk selalu ke tempat-tempat permainan seperti itu setiap weekendnya.
Bagi saya, sebagai ibu kudu kreatif menciptakan permainan sendiri, meski hanya dari barang bekas atau dari barang-barang yang ada di rumah. Memang sulit menciptakan mainan baru. Saya terkadang stress ketika saya sudah punya ide bikin permainan A eh Key tidak tertarik atau dia tidak nyambung maksud permainan itu. Jadilah Emaknya yang main dewe. Saya mengakui menciptakan permainan usia 1-3th ini agak sulit, jadi kita harus berpikir dari sudut pandang anak. Selain itu sebagai ibu kita juga harus ceria dan sering memberikan apresiasi ketika bermain. Kalau ibunya lesu dan tidak bergairah, permainan pun terasa hambar. Biasanya ini terjadi karena kita jenuh atau merasa tidak bisa terlibat dalam permainan.  Pokoknya menjadi ibu kita harus semangat, anak berlari kita ikut berlari … anak lompat kita ikut lompat … . Salam semangat !