Membawa ASI di dalam pesawat


Long time no see πŸ˜€
Fyyuh dah lama nggak ngeblog karena saya sedang sibuk nulis thesis plus ngurus dua balita cantiq πŸ™‚
Herein, saya mau sharing bagaimana bisa tetep memberikan ASI kepada anak meskipun harus meninggalkan anak untuk keperluan conference atau travelling dalam jangka waktu lebih dari 2 hari. Persiapan berikut yang wajib kita lakukan:

  1. Perlu menyimpan ASI banyak2, usahakan jauh-jauh hari sebelumnya, biar cukup
  2. Anak perlu dilatih minum ASI dari alat (botol, sendok, sedotan )tanpa menyusui langsung dari payudara

Selain persiapan menyimpan ASI sebelum meninggalkan bayi, kita perlu juga mengetahui persiapan menyimpan ASI selama perjalanan. Bagi saya, ASI sayang kalau dibuang-buang. Selain itu, dengan keinginan menyimpan ASI, kita terpacu untuk tetep memompa ASI, yang pada akhirnya membuat ASI kita tetep mengalir lancar. Untuk kali ini saya lebih banyak berbagi bagaimana membawa ASI di pesawat, namun juga bisa diterapkan pada kendaraan lainnya:

  • Siapkan cooler box, bisa yang keras dari plastik atau yang dari lunak. Jika pakai yang keras, kita mirip penjual es keliling di bandara ha ha. Jadi saya milih yang lunak, kayak foto dibawah. Warnanya lucu2, jadi kalo dibawa nggak malu. Tapi yang lunak ini gampang bocor jika ASI kita mulai mencair. Jadi waktu itu saya masukkan kotak plastik yang ada tutupnya.
    cooler
  • Beli Ice gel banyak2. waktu itu saya butuh 3 icel gel besar untuk perjalanan dari Barcelona – Dubai – Singapura – Surabaya (20 jam)
  • Siapkan surat dokter dalam bahasa Inggris yang menerangkan kalau kita adalah ibu menyusui.
  • kalau perlu print website www.tsa.gov yang menerangkan bolehnya membawa ASI dalam kabin meski jumlahnya lebih dari 100ml
  • siapkan pompa ASI atau wadah jika anda pakai tangan untuk memerah ASI
  • siapkan kantong plastik ASI
  • siapkan breast pad biar ASI kita tidak membuat baju kita basah

icecooler ASI

Setelah semua perlengkapan siap, sekarang saya berbagi bagaimana bisa memompa dan menyimpan ASI selama di perjalanan.

  1. Saat check in, mintalah duduk yang dekat dengan jalan (jangan yang dekat jendela) biar kita mudah kalau mau mompa ASI tanpa harus melewati orang lain di dalam pesawat
  2. Lebih baik mompa ASI sebelum masuk pesawat. Mompa ASI bisa dilakukan di ruang baby care. Atau jika tidak ada bisa di toilet penyandang cacat. Biar kita bisa nyaman berlama-lama. Mompa ASI butuh konsentrasi tinggi lho πŸ˜‰
  3. Jika payudara terasa penuh atau hampir penuh saat boarding, anda bisa mompa di toilet pesawat saat orang-orang masih masukkan barang. Saat itu biasanya toilet tidak ada yang memakai. Jadi kita bisa santai 10 menit di toilet untuk mompa ASI.
  4. Minta tolong ke pramugari untuk menyimpankan ASI yang kita pompa di freezer.
  5. Ketika ada pengecekan barang sebelum masuk pesawat, anda bisa memberikan surat dokter dan dokumen dari tsa.gov dan memberitahukan jika anda membawa ASI

Alhamdulillah dengan segala persiapan dan tips yang saya sebutkan diatas saya bisa membawa 15 kantong ASI dari Barcelona, Spanyol πŸ™‚

 

Iklan
  1. wahh baru tahu info nih kalo boleh bawa asi di pesawat, ntar tak sebarin bagi mereka yang juga butuh hal ini, nice

  2. wah sekarang saya jadi tahu tentang info ini

    • mamialvaro
    • Maret 3rd, 2015

    makasih mba infonya

    • dinda
    • Maret 12th, 2015

    nice share…bisa minta emailnya? mau nanya2 lebih lanjut tentang membawa asip on board. thanks a lot!

    • Debby Hartono
    • Desember 9th, 2016

    Siang. Sy mau bertanya bun. Untuk 1 cooler box membutuhkan berapa ice gel. Terima kasih.

  3. Alhamdulillah dengan segala persiapan dan tips yang saya sebutkan diatas saya bisa membawa 15 kantong ASI dari Barcelona, Spanyol

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s