Konversi dari botol ke gelas


Memindahkan acara minum susu dari botol ke gelas, ternyata gampang-gampang susah. Bagi Keyrani, minum lewat botol berarti susu, meskipun isinya teh, jus atau air sedangkan jika minum di gelas itu berarti air biasa. Diusianya yang sudah melewati 2 tahun, sebagai ibu, saya ingin menghilangkan ketergantungan Key terhadap botol.
Pada awalnya dia sering nunjuk-nunjuk botolnya dan bilang mimi-mimi. Namun saya bilang selalu ambilkan minum lewat gelas yang ada tutupnya dimana tutupnya tersebut ada bagian untuk memudahkan bayi untuk minum tanpa takut tumpah. Namun ternyata cara seperti ini membuat Key lama sekali minum susu dan sering tidak habis. Berbeda sekali saaat dia minum pakai botol dot, cukup 5 menit sudah habis.
Akhirnya saya mencoba membuka tutup gelas tersebut dan Key ternyata lebih suka cara seperti ini. Namun ya begitu tumpah kemana-mana. Kadang seluruh muka dan baju kena susu semua karena dia dengan enaknya meminum susu yang tinggal sedikit dengan posisi gelas yang menutup seluruh wajahnya 😦 Mungkin dia mengira ini masih minum susu pakai botop atau gelas tutup. Kalau diajari minum pelan-pelan, atau saya pegang gelasnya dia bilang “No Mama”. Maunya minum sendiri tanpa bantuan. yang lebih kesal lagi, Key membawa gelasnya itu sambil berlari-lari atau minum sambil berjalan-jalan sambil nabrak sana sini. Alhasil seluruh rumah penuh dengan tumpahan susu.
Alhamdulillah setelah sebulan program konversi ini, sekarang dia sudah minum susu pakai gelas meski ya kadang-kadang bandelnya kumat susunya dibawa lari kemana-mana ….

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s