Lambert Publishing


Pernah mendapatkan email dari Lambert Publishing(LP) ? Saya pernah mendapatkan setelah lulus S2 dari Taiwan. I was really excited at time. Wooo ada penerbit internasional yang mau mempublikasikan karya saya, meski belum punya buku yang terbit di negeri sendiri. Dasar orang IT, kalau tidak googling dulu rasanya kurang percaya. Akhirnya saya googling deh “lambert publishing“, saya sangat-sangat terkejut ! Ternyata beberapa posting yang saya baca menyatakan bahwa Lambert Publishing adalah Academic Scam. Mungkin karena cara mereka mencari penulis melalui scanning data di universitas. Mereka mencari orang-orang yang baru lulus kemudian diemail. Dan emailnya SAMA PERSIS tinggal diganti nama orang dan judul thesisnya.
Setelah mendalami lebih jauh lagi, fakta tentang LP yang saya dapatkan adalah :

  • buku yang diterbitkan LP memang benar dijual di amazon.com
  • Tidak ada peer review dalam LP
  • buku yang dicetak berdasarkan demand

Jadi bagaimana sikap kita jika mendapat email dari LP ?

SAY NO :

  • Jika Universitas tempat kita Thesis/Disertasi tidak memperbolehkan mempublikasi hasil penelitian kita ke tempat lain
  • Karena tidak ada peer-review, sebaiknya jika karya kita memang luar biasa lebih baik masuk jurnal atau publisher terbaik dalam bidang kita. Beberapa universitas di Eropapun tidak mengajurkan untk menerbitkan di LP.

SAY YES :

  • Kalau pengin punya gengsi terhadap orang awam dengan punya buku yang diterbitkan penerbit internasional😆
  • Diburu-buru kredit publikasi ( untung yang ngitung KUM tidak peduli sama LP)
  • Nambah CV

Nah, sekarang tergantung pilihan anda, YES or NO🙂 Kalau saya pribadi will say NO🙂

    • danirachmat
    • Januari 5th, 2012

    suka deh dengan caranya sampean. find out first every possible fact then decide. dengan bagitu akan mengurangi komplikasi di kemudian hari.

    • lmjaelani
    • Januari 6th, 2012

    saya pernah juga dihubungi, mereka ingin menerbitkan thesis🙂

    saya jawab, tunggu saya jadi doktor ya, biar bukunya lebih berbobot

  1. makasih

    • Adhi
    • April 10th, 2012

    Sampean itu orang yang sangat kritis. Kalau orang lain biasanya langsung jingkrak2 begitu ditawari nerbitin buku gitu dan tidak berpikir panjang…

    Saya juga sama dengan sampean, mereka mau menerbitkan thesis master saya, saya senang selama 5 detik tapi sehabis itu baru mikir something is wrong here…. setelah googling, bener kan gak mungkin ada penerbit beneran yang mau terima naskah tanpa proses reviewing dan editing yang panjang.

    Profesor saya saja yang international expert mau terbitin satu buku butuh waktu bertahun-tahun sampai terbit ! dan siang malam ngedit dan kirim ulang !

    Rugi banget nerbitin di LAP, bergengsi jg nggak ( kalau untuk orang awam mungkin sih bergengsi secara nama kita ada di amazon lho, tp buat orang akademis sih malah ketawa) tapi copyright kita 20 % dimiliki oleh LAP.

    Mendingan thesis itu dipublish ke journal international aja. And its NOT EASY but its worth it !

  2. Trima kasih atas infonya. Saya jg baru dapat email dari LAP publishing. Setelah baca2 di google, ternyata lebih banyak negatifnya.

    • Andra
    • Mei 27th, 2014

    mungkin pernyataan yang ini bisa di ubah “Tidak ada peer review dalam LP”… karena teman saya jurnal disertasinya masuk dalam elsevier setelah itu di hubungi oleh LAP, dan di koreksi sebanyak 5 kali,… maaf hanya sekedar info,..

  3. Untuk rekan-rekan akademisi dan mahasiswa yang baru lulus, hati-hati dengan penipuan publikasi akademis oleh Lambert Academic Publishing (LAP) yang berlokasi di Jerman. Jangan tergoda dengan tawaran mereka yang akan menjadikan kalian sebagai “penulis buku akademis”. Modus operandi mereka adalah menawarkan kepada kalian untuk men-submit manuskrip, biasanya skripsi, tesis atau disertasi. Mereka tidak akan pilih-pilih berdasarkan mutu tulisan; semua jenis tulisan akan mereka terbitkan, mereka tidak melakukan proses penyuntingan (editing) dan peer review. Walapun seolah-olah buku yang kalian tulis akan dijual di Amazon, sebenarnya mereka tidak melakukan printing run – namun menggunakan sistem print on demand. Mereka juga menetapkan harga sangat tinggi untuk buku yang sebenarnya hanyalah berisi tugas akhir – yang seharusnya bisa didapatkan gratis dari perpustakaan universitas.
    Hati-hati, jangan berpikir untuk membeli buku terbitan LAP; apalagi berpikir untuk menerbitkan buku melalui penerbit ini. Saya curiga bahwa penerbit semacam ini memanfaatkan ‘vanity’ para penulis yang ingin terkenal, dan juga ingin mendapatkan kum atau kredit sebagai penulis buku. Otoritas universitas dan pendidikan tinggi perlu untuk waspada agar tidak mengakui buku yang diterbitkan LAP dalam pengajuan kum untuk jenjang jabatan akademik.

    “A must to avoid” – http://scholarlyoa.com/…/lambert-academic-publishing-a…/
    “How not to publish your thesis” – http://journalology.blogspot.com/…/lambert-academic…
    “I Sold My Undergraduate Thesis to a Print Content Farm” – http://www.slate.com/…/lap_lambert_academic_publishing…
    “Beware Ye Olde Internet Scam: Academic Publishing Edition” – http://www.natekreuter.net/archives/941

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s