Cepat Tepat


Every body is always wondering how I could manage everything during pursuing my PhD. To be honest, masa-masa ini adalah masa tersulit dalam kehidupan saya. Karena masa inilah merupakan transformasi kehidupan saya dari seorang single geek and activist menjadi seorang istri dan tiba-tiba menjadi seorang ibu. Perubahan yang sangat begitu cepat dalam dua tahun ini pada saat saya sedang berada di awal mimpi-mimpi saya yang mulai tergapai. Pada awalnya saya merasa agak frustasi pada transisi ini, bingung mengatur rumah dan baby blue … dilain pihak saya harus keep on the track PhD saya. Namun satu yang saya pegang, every body always start from NOOB. hanya orang yang bisa sabar, belajar dan berjuang yang mampu bertahan.
Berbagai hal masalah rumah tangga mulai saya pelajari dari bawah. Mulai dari memasak, membersihkan rumah, mencuci, sampai dengan setrika. Kegagalan sering saya hadapi. Namun saya tidak akan menyerah.
Tidak hanya mengatur rumah tangga, masalah pengaturan waktu juga harus saya perhatikan. jika seharian saya ngurus rumah terus, bagaimana dengan Key anak saya dan bagaimana juga dengan kuliah saya ? fyuuuh luar biasa terasa beratnya.
Mungkin banyak orang mengira saya masaknya 3 hari sekali karena cuman masak buat berdua dan disini khan makanan lumayan awet plus ada mirowave. Ada pula yang mengira saya menyapu dan mengepel seminggu sekali. Atau ada pula yang mengira saya tidak menyetrika baju-baju saya.
He he semua SALAH BESAR
Hampir tiap hari semu saya lakukan itu semua. Hanya menyetrika yang seminggu dua kali. Agar semua itu dapat saya lakukan berbagai trik saya lakukan seperti trik-trik berikut :
Memasak :

  • Daging sapi/ikan/ayam sudah saya keluarkan pada malam harinya sehingga pada pagi hari langsung siap dimasak
  • Beras juga sudah saya cuci sebelum tidur
  • Saya sangat jarang memakai bumbu instant namun juga jarang menumbuk bumbu. Jadi saya biasanya memakai bumbu bubuk yang sudah halus. Kalaupun tidak ada, saya baru mencincang bumbu tersebut.
  • Panaskan minyak sembari membuat bumbu, jika bumbu itu akan ditumis
  • Saya membuat air panas yang banyak untuk memasak nasi, memasak sayur, membuat minuman untuk mempercepat proses. 
  • Jika ada dua atau empat kompor, saya gunakan semua untuk mempercepat waktu.
  • Ketika semua masakan sedang berada di kompor dan tidak ada lagi pekerjaan yang saya lakukan, saya langsung mencuci semua peralatan memasak
  • Jika ada masakan yang digoreng namun bisa di oven, saya memilih melakukan pemanggangan di oven. karena dengan memanggang di oven saya tidak perlu menggoreng satu persatu.
  • Setelah selesai memasak, kompor dan dapur langsung saya bersihkan saat itu juga.

Menyetrika

  • Semua baju langsung saya balik dan lipat berdasarkan pinggirannya setelah diambil dari jemuran
  • Baju saya pisahkan antara baju anak dan saya

Menyapu dan Mengepel

  • Saya memberikan anak kesibukan saat saya sedang menyapu dan mengepel ketimbang mereka mengganggu dengan berlalu lalang.
  • Terkadang menyapu dan mengepel ini saya lakukan sambil mengnunggu masakan yang belum matang
  • Saya memakai alat pel bertongkat daripada harus mengepel dengan tangan.

Di tengah melakukan aktivitas tersebut, tak jarang anak tiba2 minta bermain dan nangis. Untuk itulah, saya biasanya juga terpaksa bermain sambil melakukan aktivitas tersebut selama masih bisa terpegang. Jika tidak saya biasanya memberikan pengertian kalau nanti saya bermain jika semua sudah selesai. kalau anak nangis, saya biasanya cukup memberikan pelukan dan ciuman tanpa menggendong agar anak tidak manja dan pekerjaan tersebut bisa saya teruskan kembali.
Untuk melakukan riset dan aktivitas di luar rumah, saya punya agenda tahunan, bulanan dan juga harian. Semua itu saya catat di mail client saya. Hal pertama yang saya lakukan ketika sampai di kampus adalah membuat agenda dan target hari itu. Saya pun juga membuat TODO list berikut dengan presentase yang sudah saya lakukan per aktivitas.
Rumit juga ya ? Hehe awalnya juga terasa ruwet. Insya Allah dengan kesabaran, kita bisa melaluinya 🙂

Iklan
    • anis
    • Agustus 12th, 2011

    kereen buk..:)

  1. wife, mom, and coder.
    cool.

    • yasrina
    • Agustus 13th, 2011

    nice post,,,,

    • Karim TC 00
    • Agustus 13th, 2011

    wah aa g capke tuh bu tiap hari seperti itu?
    bertahan berapa lama hingga tubuh meminta istirahat lebih?

    • dulu pas awal2 shock jg. ternyata aktivitas dlm rumah luar biasa capeknya ketimbang di luar
      tp selama kita ikhlas, insya Allah dipermudah Allah

        • Karim TC 00
        • Agustus 13th, 2011

        wah…. niat yang mantab…
        kadang itu terjadi juga pada semua orang…
        wajib ditiru….

  2. salut tuk manajemen waktunya, salut juga adik masih sempat nulis di blog 🙂

    • hi hi ada mbak yo …
      yuk nulis blog lg mbak
      ini nulisnya kmr sambil mangku Key makanya banyak jg ketikan yg salah 😀

  3. mbak iin, baru baca jurnal ini 🙂 aku mau meniru hi..hi..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s