Lisensi Open Source Software Islam


Tulisan ini saya buat karena terinspirasi dari permintaan mahasiswa saya yang menginginkan membuat lisensi sendiri untuk software yang dikerjakannya (fusee). Yup, semester ini memang saya sedang mengajar kuliah teknologi open source dimana sejak awal mereka telah diajarkan berbagai hal yang berkaitan dengan open source, tidak hanya sebagai pengguna namun sebagai pengembang open source itu sendiri. Di kuliah ini mereka tidak diajarkan cara memprogram, namun mereka lebih diajarkan proses pra, proses dan pasca pengembangan produk OSS. Pada awal kuliah mereka harus paham defini OSS, source code, plus dan minusnya. Kemudian dilanjutkan dengan pengetahuan mereka seputar copyright, patent, trademark dan lisensi. Untuk lebih memperjelas masalah lisensi, mereka mengambil sampel beberapa produk OSS yang terdapat di Ohloh.net dan mempelajari lisensinya.
Beberapa software membuat lisensi sendiri secara khusus untuk produk mereka. Untuk itulah saya mengijinkan mahasiswa saya untuk membuat lisensi sendiri, yang tak lain merupakan perjanjian atau kontrak antara pengembang dengan end user atau pengembang dengan pengembang lain yang ingin mengembangkan software tersebut. Ketika tim fusee melakukan demo projek sistem pewarisan Islam, mereka menunjukkan lisensi yang mereka buat. Memang setiap kelompok akan saya beri pertanyaan apakah lisensi yang mereka gunakan dan mengapa. Merekapun menjawab,

“karena kami tidak menemukan lisensi yang cocok untuk software kami”.

Seketika itu saya baca lisensi yang mereka buat :

fuseE! License merupakan license open source, dapat dikembangkan namun tidak diperkenankan menghapus nama dari pembuat software. Para pengembang dapat menambahkan fitur dengan berpatokan hanya pada Al-Quran dan Al-Hadits dan Ij’tihad (jika perlu). Sumber lain yang menjadi dasar penambahan aplikasi dilarang keras dan tidak dibenarkan. Aplikasi yang memenuhi kriteria akan disertakan pada rilis selanjutnya oleh tim system4inherit. Tim pengembang lain dapat berkontribusi menambah pengembangan dengan konfirmasi dari tim system4inherit untuk mencegah kemungkinan ketidaksesuaian. Pengembangan yang telah dikonfirmasi dan disetujui oleh tim system4inherit akan diluncurkan pada rilis berikut dari aplikasi dengan menyertakan nama tim pengembang yang bersangkutan oleh tim system4inherit. Rilis hanya berhak dilakukan oleh tim system4inherit.

Yup, That’s absolutely right. Al Qur’an dan Hadist. Jadi ingat Mu’adz bin Jabal seorang sahabat yang dikenal sebagai tafaquh fiddin, dimana selalu memecahkan masalahnya berdasarkan Al Qur’an dan Hadist dan terakhir adalah ijtihad.

Mereka menangkap materi OSS yang penah saya berikan, dimana keberadaan code yang terbuka memungkinkan siapapun untuk melakukan kustomisasi. Bisa dibayangkan jika pengembang lain melakukan kustomisasi tanpa berdasarkan AlQur’an dan hadist. Apalagi jika program yang dibuat tersebut harus berdasarkan syariat dalam menentukan algoritma pemrogramannya. Seperti software zakat, pencarian muhrim, dan hal2 lain yang terkait ibadah, bukan seperti algoritma sekuriti, greedy dan lainnya. Sebelum ujian tengah semester atau sampai pada rilis Alpha, saya memang lebih menekankan proses pengembangan OSS dengan metode Cathedral. Namun setelah alpha menuju ke beta dan stable, saya memperbolehkan mahasiswa untuk mengembangkan OSS dengan cara bazaar, dimana mereka boleh mengundang pengembang lain untuk bergabung. Pengembang lain dapat melihat kode di SVN, kemudian join sebagai pengembang di gforge ITS.
Untuk itulah kita perlu membuat lisensi OSS Islam secara khusus. Jika software yang kita buat diturunkan dari software lain yang mempunyai lisensi viral seperti GPL, maka kita dapat menggunakan dual license yaitu lisensi bawaan dan lisensi OSS Islam. Saya kira jika kita dapat mendefinisikan lisensi OSS Islam ini secara umum sehingga dapat membantu pengembang OSS muslim lain. Sampai detik ini saya pun belum menemukan lisensi OSS Islam dalam bahasa Inggris. Kalau perlu kita buatkan pula sehingga kita punya pijakan dalam mengembangkan produk OSS.

Just thought, vision and resolution. but if we could make it, let’s do it together ….

Selain Fusee, ada projek add on hadist di firefox (hanif). Memang hanya 2 projek yang terkait dengan Islam, namun ada 10 projek OSS lain yang juga bermanfaat dan menarik.

    • SatriaK
    • November 11th, 2008

    Poin yg bagus. Di mana lisensi fusee bisa dibaca?

  1. Ada contoh yang tidak berdasarkan al Quran hadits dan yang berdasarkan? Menurut antum algoritma enkripsi blow fish misalnya, berdasarkan quran atau hadits nggak? Bagaimana mengukurnya?

  2. @SatriaK : di http://system4inherit.wordpress.com/about/
    @pekuncen : tlg baca sekali lagi …. tlg dibedakan software enkripsi dgn software yang membutuhkan dasar Islam dalam pembuatannya, spt sistem waris, zakat dll

    • agienthea
    • November 12th, 2008

    Assalamu’alaikum..
    Nice.. Tapi kalo bisa untuk membuat license baru.. Nampaknya harus diperkuat dengan organisasi.. Jadi ada support dari komunitas para pembuat software islami.. mungkin bisa dimulai di indonesia dulu.. Dan dapat dipromosikan ke para pengembang muslim di negara lain.. Sehingga ada license islami berbahasa inggris-nya.. Selain itu juga kalo kita hendak membuat software islami nampaknya selain lisence.. diwajibkan pula mencantumkan referensi dasar hukum islam software itu dibuat.. misal utk software waris ini.. harus dicantumkan juga berdasarkan qur’an surat apa ayat sekian.. misal nya…
    atau klo dari hadist.. harus di cantumkan dari hadist nya apa perowi nya siapa dan sanad hadist nya bagaimana..
    Segitu aza dech tambahan dari sy…

    Wassalamu’alaikum..

  3. Setuju. Mungkin perlu ditambahi “dengan pemahaman yang benar”, yakni pemahaman para sahabat sebagaimana waktu Al-Qur’an diturunkan. Wallaahu a’lam.

    Btw, sudah dirilis kah?

    • system4inherit
    • November 13th, 2008

    Kami tim projek system4inherit sangat tersanjung atas perhatian ibu mengenai lisensi yang tim projek cetuskan. untuk menjawab mengenai lisensi internasional kami selaku tim projek telah membuat versi inggris dan telah memodifikasi sehingga dapat digunakan untuk “semua” software islam yang ingin dibuat dan dikembangkan, perubahan dapat dilihat pada

    http://system4inherit.wordpress.com/about/

    untuk perhatiannya kami mengucapkan banyak terima kasih

    regard,
    -communicator team project

  4. Well, lisensi yang bagus, tinggal diperhalus dengan bahasa legal, bukan bahasa teknis.

    • kandangkambing
    • November 16th, 2008

    Nice..

    keep fight.. ganbatte ne!

    – KAMBING developer crew –

    • M Rohmatulloh S
    • November 21st, 2008

    Sip…

    saya dukung isi dan kandungan lisensi dari tim FuseE…

    dijaman akhir seperti ini, manusia (apalagi yg berpaku pada terjemahan) cenderung menafsirkan alqur’an dan al-hadits semaunya sendiri tanpa didasari ilmu, padahal ada beda antara manusia biasa yang mengandalkan terjemahan lalu menafsirkan, dengan mufassirin yang mengandalkan ilmu tafsirnya untuk menafsirkan alquran dan alhadits.

    tak terkecuali pada konteks waris, manusia biasa butuh merujuk kepada alquran, alhadits dan penjelasan mufassirin untuk memahami dan mengamalkan ilmu waris.

    regard,
    Santri Pesantren Ummul Quroo

  5. Pengembangan fitur yg didasrkan pada Qur’an, Hadit’s dan Ijtihad adalah poin yg amat bagus. Sekarang yg penting adl penjabaran dari apa yg dimaksud tersebut untuk menghindari tafsiran subyektif. Saya kira bagus juga klo ini dimasukkan ke Wikipedia, agar yg mikir ndak cuman beberapa orang aja.

    Apresiasi yg besar untuk system4inherit

  6. salam kenal mbak iin,
    salam sukses selalu, open source memang pemrograman yang mantap.
    walau saya belum begitu paham tentang pemrograman, tapi salut deh buat mbak iin dan kawan2 dari iTs. salam
    waasss………..
    saya juga dari surabaya mbak……

  1. Desember 4th, 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s