Tiga diva


Sejak balik ke Indonesia, saya mempunyai pekerjaan baru selain mengurusi persiapan S3, visa dll. Pekerjaan ini adalah paling berat oooyyy. Apakah itu ? Menjaga keponakan. Kebetulan seminggu, mbak ada pelatihan di Malang dan harus menginap. Alhasil Zahra(5 tahun) harus dititipin di rumah.

Awalnya terasa menyenangkan.. hitung-hitung refreshing abis pulang dari Taiwan dan belajar jadi Ibu (hayyah …). Setelah beberapa hari saya ingin kembali ke laptop mengingat waktu semakin sempit untuk segala persiapan yang harus saya lakukan mulai dari baca paper-paper, jurnal, mengurus visa, kredit card, membuat riset dalam bentuk poster, memperbarui SIM de el el deh. Saat itulah saya lumayan keteteran bagi waktu. Saat saya buka laptop, Zahra pun ikut-ikutan buka laptop ayahnya. Awalnya dia main-main di luar kamar saya, setelah saya nyalakan laptopnya, namun akhir-akhir ini dia minta laptopnya didekatkan dengan laptop saya dan tubuhnya yang kecil mendorong sebuah kursi untuk duduk bersama saya. Begitulah setiap hari. Hasilnya …. baru baca 1 paragraf di sebuah paper … dia selalu tanya ini itu … dan akhirnya saya lupa deh apa yang baru saya baca .. haduuuh ….

Terkadang pula, sambil menulis paper atau lainnya, dia minta saya menemani dia pasaran. Kalau tidak ditemani dia mogok makan atau mandi.
Selain itu Zahra juga minta ditemani belajar, dari baca iqro, berhitung dan menulis. Alhamdulillah dia sudah bisa menulis nama tantenya😳

Tapi …Bayangkan 1 paper g selesai2 dibaca sampe seminggu. Hiks …😥

Setelah menjaga Zahra, saya dititipi Mila(4 tahun), putri dari Mas Toni. Hari itu Mas dan istri lagi sibuk untuk membuka depot pangsit Mimi(maklum keluarga saya memang suka bisnis macam2 dah keturunan kaliii) Beberapa jam selama mereka sibuk mengurusi depot, mila harus dijaga dan menemani dia bermain, mulai main boneka, cerita tentang kereta api, main sembunyi dalam selimut, menyanyi dan menari sambil nonton VCD anak2.

Sebenarnya saya punya satu keponakan putri satu lagi, namanya Dina(6th). Saya menjuluki Dina, Mila dan Zahra itu 3 diva. Hampir tiap hari Dina juga datang untuk salaman sebelum berangkat ke TK. Pernah 2 hari kita main ber-empat, mulai loncat-loncat, melipat kertas, pasaran de el el deh. Terkadang sulit dibedakan mana tantenya mana keponakannya … he he …

Sesekali saya berpikir, lebih enak masak, nyapu atau pekerjaan rumah lain karena waktunya pasti tidak seperti mengasuh anak kecil bisa seharian booo. Mbak saya yang lain telpon, “Baru aja dititipin yang cewek aja dah kewalahan … belajar donk … eh sekali-kali saya titip anakku yang cowok yang lebih aktif… Sekalian buat percobaan dan latihan …”
Wew tega bener orang-orang ini

  1. Lha siapa lagi. Yang belum sibuk ngurus bocah tinggal tantenya yang ini je.

  2. wah selamat bu, jadi ibu rumah tangga,. pasti untuk persiapan ntar ya? biar ga kaget klo dah punya momongan dewe..he..he..

    • Sadat ar Rayyan
    • Agustus 15th, 2008

    S3 dimana bu? subhanalloh…

  3. Ndak apa mbak. Sering kumpul sama anak2 itu asyik banget lho. Kalau lagi libur, saya lebih milih momong anak, ibunya yg nyelesaikan pekerjaan rumah. Begitu masakan sudah matang, langsung deh tinggal ma’em. Enak, kan. Wekekeke……

    • silir2angin
    • Agustus 19th, 2008

    ketemu anak2 bisa jadi sarana refreshing loh mbak…liatin mereka deh, pasti kita jadi pengen kaya mereka lagi…lumayan kan mbak, abis buat berderet2 program trus ketawa-ketiwi liat tingkah mereka…
    oh ya mbak, maaf ya aku dah keburu ngelink ke blog mbak aini sebelum minta ijin…abis kemarin baru diajarin temen cara ngelink…maklum deh aku masih cupu abizzzz…hehehe…
    Btw, mbak S3 dimana? NUST juga kah…sebenernya pengen ikut vote yg triplify challenge, tapi gak ngerti caranya…maklum bukan anak IT…

  4. belum waktunya saja mba.. insya Allah nanti juga akan menikmati, malah bawannya kangen melulu.

    • Didiet
    • Agustus 26th, 2008

    He…he…he…
    Masih mending tuh, kalo aku harus ngajak jalan2 dua ponakan cewekku yang sudah SMA (Kebayang gak?) belum lagi adiknya yang 4th, dan sekarang ketambahan menggendong ponakanku cowok yang Gembul (4bln)

  5. Selamat ya…,

    Anda memang luarbiasa,

    Salam.

  6. Akhirnya balik ke Indonesia …
    Lebih berat mana nulis thesis apa ngurus anak kecil?
    he..he..he..

  1. Agustus 18th, 2008
  2. Agustus 18th, 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s