Munarman ada di Taiwan ?


Belakangan santer nama Munarman muncul diberbagai pemberitaan, setelah adanya kasus Monas.
Saat ini beliau sedang dicari-cari pihak kepolisian. Ternyata beliau ada di Taiwan. Hmm…. beberapa bulan yang lalu 😛 .Aku jadi inget kenangan dengan beliau saat memberikan training advokasi di Taiwan dua bulan yang lalu.

Training Advokasi bagi para mahasiswa dan juga pekerja di Taiwan ini, diselenggarakan oleh Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan.. Nah, yang dihadirkan sebagai trainer adalah Pak Munarman.. Karena sudah cukup lama bergelut dalam dunia hukum, aku sangat faham sekali sepak terjang putra Palembang ini. Beliau cukup terkenal di Indonesia, terutama ketika bergabung dengan YLBHI, Kontras, Tim Pengacara Muslim Indonesia dan terakhir Hizbut Tahrir Indonesia.

Sebenarnya yang namanya pelatihan sampe dengan in House Training dalam bidang advokasi sudah segambreng yang aku ikuti, kira-kira sekitar 10 kali deh kalo nggak salah, hehehehe… Mulai dari yang sehari, tiga hari, sampe yang seminggu-pun pernah aku jalani, ketika menjadi mahasiswa maupun setelah bekerja.

Tapi, di Taiwan ini memang menarik sekali, karena kita harus mengenal legal system-nya Taiwan, yang setelah aku fahami, nggak jelas juga masuk ke area mana?? Apakah Common ataukah Civil?? Untuk itulah aku sangat bersemangat sekali mengikuti acara ini. Ditambah lagi, Pak Munarman juga salah satu lawyer yang cukup aku kagumi kog..

Sebetulnya acara dimulai dengan kunjungan Pak Munarman ke Taipei, mengunjungi penjara di Taipei untuk melihat kondisi pekerja yang berada di dalam penjara. Acara selanjutnya adalah mengisi pengajian di Tainan yang di siarkan secara langsung melalui Radio FORMMIT. Alhamdulillah, aku bersama diminta oleh Panitia pusat untuk menyambut beliau.

Setelah menunggu cukup lama di halte bus depan Stasiun Kereta, akhirnya keliatan juga Pak Munarman dan rombongan, turun dari bis…. Satu hal yang aku kagumi dari sosok Pak Munarman sejak pertama kali bertatap muka, ternyata beliau sangatlah sederhana, aku sangat kagum dengan kesahajaan beliau. Ketika turun dari bis, beliau langsung aku salami dan beliau langsung memeluk aku, layaknya saudara yang sudah lama tak bertemu. Masih ingat juga ketika kutawarkan kepada beliau untuk mengangkatkan kopernya, beliau hanya bilang dengan logat Palembang “nggak usahlah, saya sudah biasa bawa koper kemana-mana, kalian jemput saya aja sudah sampe nunggu lama sekali”

Kami segera menuju ke arah Warung Tegal miliknya warga Indonesia yang memang sering dijadikan tempat transit untuk para tamu undangan yang datang ke Tainan Yang lucu, ketika diperjalanan menuju warung Indo.. Pak Munarman yang tau aku adalah anak Palembang (sebetulnya Jogja sih, weee ngaku-ngaku) mengajak aku untuk menggunakan bahasa Palembang.. Jadilah kita serasa cerita-cerita sambil makan mpek-mpek di tepi sungai musi, hehehe…

Setelah mengisi Kajian di Radio FORMMIT, sekitar jam 11 malam kami melanjutkan perjalanan ke Kota Kohsiung dengan menggunakan kereta, selama di kereta, kami cukup lama berbincang-bincang dengan beliau. “Kak Munarman” itulah panggilan akrabku ke beliau…

Setelah sampai di masjid Kaohsiung jam 12 malam, kamipun rehat sejenak untuk kemudian besok paginya di training oleh Pak Munarman. Materi pelatihan ini sangatlah menarik dan diikuti oleh beberapa mahasiswa dan juga para pekerja. Pak Munarman menceritakan bagaimana proses advokasi yang harus dilakukan kepada para tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Bahasan beliau sangat menarik, mungkin karena pengalaman yang sudah segudang membuat beliau sangat ahli di bidang ini.

Di akhir acara, aku banyak berbicang dengan beliau, beliau orangnya sangat santai, walau di waktu lain sangat serius dan berapi-api. Kami bercerita banyak, nah, belakangan aku meminta nomor rumah dan email beliau. Disinilah tawa kami berdua meledak, karena dari alamat email beliau, aku bisa menebak kalau beliau satu kampung dengan Ibuku, kebetulan alamat email beliau itu menggunakan salah satu bahasa daerah di Palembang.

Selidik punya selidik, ternyata Ibu beliaulah yang satu kampung dengan Ibuku… Diakhir pertemuan, karena beliau harus ke Taipei sementara aku harus kembali ke kotaku di Tainan, beliau hanya berpesan. “Ingat, kau itu orang hukum, bantulah saudara-saudaramu itu disini, atau mau kupesankan kepada KDEI untuk jadi penasehat hukum mereka”. Waktu itu aku hanya tersenyum simpul, menghadapi guyonan beliau.

Yah, walau hanya beberapa hari saja, aku mampu melihat sosok Pak Munarman yang begitu bersahaja, sederhana, dan menginspirasi… Pak Munarman juga sosok pemberani, santai, serta mau bertukar pikiran dengan siapapun tanpa melihat status orang tersebut. Akhir kata… “Semoga Kak Munarman selalu sabar menghadapi masalah yang saat ini dihadapi dan selalu dilindungi oleh Allah SWT”

Penulis:
Yordan Gunawan
Mahasiswa Program International MBA
National Cheng Kung University
Taiwan, Republik Cina
Phone: +886-91245-2274

Tulisan terkait :

https://ai23.wordpress.com/2008/06/06/munarman-di-taiwan-2/

https://ai23.wordpress.com/2008/02/15/kami-masuk-penjara-lagi/

https://ai23.wordpress.com/2007/11/08/dari-penjara-ke-penjara/

https://ai23.wordpress.com/2007/11/10/dari-penjara-ke-penjara-bag-2/

    • nRa
    • Juni 6th, 2008

    tadi malam munarman sms saya mbak,
    katanya masih dalam perjalanan mo ke ntust, mo ikut nyoblos katanya, whahaha 😀

    • fnoor
    • Juni 6th, 2008

    Sedikit profil tentang Munarman juga bisa disimak di:
    http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/06/00254889/siapakah.munarman.

  1. Eh, kupikir Munarman di Taiwan setelah pasca Insiden Monas, ternyata itu beberapa bulan lalu, ,, he he. Dimana pun Bung Munarman berada, terus perjuanganmu membela umat Islam, salam perjuangan. Yakin Usaha Sampai

  2. Sebelum membaca kalimat akhir, saya kira orang pertama di kisah ini bu iin sendiri …
    Kecele deh … 🙂

  3. Saya cuma ingin mengingatkan yang menjadi buronan utama negeri ini malah belum ada yang tertangkap. Beritanya pun nyaris tak terdengar. Yaitu: para koruptor. Lihat:

    http://www.kejaksaan.go.id/main/koruptor.php

    Semoga kita tidak terkelabui mana yang menjadi buronan abadi negeri ini.

    • reading4listening
    • Juni 21st, 2008

    sudah ada enggak ringtone HP yg suaranya begini :

    “tangkap saya munarman, sarjana hukum !!!”

  4. mas yordan gunawan………….boleh tau emailnya ngga’ ya……..?
    thanks

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s