Dari penjara ke penjara (bag. 2)


Siapa yang tercebur di danau ? Tentu saja tidak ada yang kecebur. Masak sich temen dicegurin. Meskipun begitu saat kita dorong-dorongan sempet di foto oleh Imam Masjid besar 😉

Time is up ….. Go to Man Yilan Prison …… Go Down

Akhirnya kita pun tiba di Penjara Laki-laki. Letak penjara laki-laki tidak seberapa terpencil dibandingkan penjara Wanita. Setelah menemui petugas, kita diijinkan masuk dan merekapun memanggil semua tahanan pria Indonesia. Tidak seperti sebelumnya, kita tidak perlu melakukan kunjungan ke setiap sel tahanan karena semua tahanan pria Indonesia yang berjumlah 80 orang akan dikumpulkan di aula bersama-sama. Selain dari Indonesia, ada juga beberapa tahanan muslim dari negara lain.

Imam Masjid besar pun memberikan pengarahan kepada mereka agar tidak berputus asa. Selalu mengingat Allah dan dapat mengambil segala hikmah atas semua ini. Nampak wajah-wajah sedih terlihat pada air muka mereka sekaligus keharuan.

Setelah pengarahan kami membagi uang zakat fitrah ke seluruh tahanan tersebut. Keberadaan kami di penjara ini lebih cepat daripada penjara sebelumnya. Karena kami tidak perlu mengunjungi per sel tahanan.

Pukul 14.00, kami pulang ke Taipei. Mbak Erna diantar ke KDEI, sedangkan saya ikut rombongan ke Masjid Besar. Sesampai di dormitory, badanpun tidak kuat untuk langsung riset di lab. Tidur dulu aaahh. Alhamdulillah kemarin malam, saya sudah di lab sampai tengah malam dan tentunya sudah meminta ijin Professor untuk pergi ke penjara Yilan.

Pukul 20.00 rapat Formmit untuk mengadakan acara Halal Bi Halal di kampus NTUST. Rapat hanya sampai pukul 22.00 namun saya masih ada rapat Formmit yang membahas masalah publikasi formmit di sebuah majalah di Taiwan.

Pukul 23.00, ke lab …. mencoba melihat hasil simulasi riset. Semoga hasilnya sesuai dengan diharapkan. Di depan Lift ketemu Prof. Beliau sama sekali tidak menanyakan tentang riset, malah bertanya tentang penjara Yilan. Alhamdulillah beliau bisa mengerti.

——————————–

Alhamdulillah , perjalanan dari penjara ke penjara membuat saya tersadar. How lucky I am …..  Semakin bersyukur. Disini saya sebagai mahasiswa yang bertugas untuk belajar dimana saya lebih beruntung dari mereka. Namun jujur sedih juga, tidak bisa memberikan kontribusi yang lebih untuk mereka.

    • Ame
    • November 10th, 2007

    Artikel-artikel di blog ini bagus-bagus. Coba lebih dipopulerkan lagi di Lintasberita.com akan lebih berguna buat pembaca di seluruh tanah air. Salam!

  1. Hmmmm…. 🙂
    Sukses tuk risetnya…

  2. mengharukan….

    • NuDe
    • November 14th, 2007

    Semoga mengilhami iin untuk segera lepas dari “penjara” …

  1. Februari 18th, 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s