Berkelana menciptakan kemandirian


Akan kujelahi negeri-negeri betapapun jauhnya hingga tercapai cita-citaku atau sampai aku mati dipengasingan
Jika diriku mati, maka kepada Allah jua kembalinya, dan jika aku selamat maka sebentar lagi aku akan segera kembali.

(Imam Syafi’i)

  1. Ass..
    semangaaat..
    sukses ya bu🙂 lagi liburan ya?

    • Furqon
    • Agustus 9th, 2007

    Barangsiapa belum merasakan nikmatnya belajar walau sebentar.
    Terjerumus kelembah kebodohan selama hidupnya.
    Barangsiapa tidak mengajarkan ilmu waktu mudanya.
    Hentarkan takbir empat kali karena kematiannya.
    Hidupnya pemuda—wallahi—dengan ilmu dan takwa.
    Kalau tidak, maka tidak akan tergambar kenikmatannya.
    Barangsiapa mencari kemuliaan maka bangunlah diwaktu malam.
    Barangsiapa menginginkan kemuliaan tanpa keprihatinan.
    Lenyaplah usiannya dalam mencari kemustahilan.
    Gantungkanlah citamu kemudian lelap diwaktu malam.
    Mengaruhi samudera untuk mencari mutiara.

    Ahlan wa sahlan….wahai kekasih Alloh….Assalamu’alaikum Wr.Wb…..sambutan kesabaran dan kasih sayang saat orang-orang bertakwa datang memasuki pintu-pintu surga. Bila Alloh mengizinkan…..IsyaAllah akan datang…..tidak ada satupun daun yang jatuh tanpa kekuasaannya.

    • za
    • Agustus 17th, 2007

    Iin, kutipannya Imam Syafi’i bagus. Justru kadang kemandirian muncul di luar rumah In.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s