Mie Herbal, Mie Vege


Sudah lama saya tidak makan yang berkuah hangat-hangat sepeti bakso dan pangsit seperti di Indonesia. Kalaupun ada pun selama ini hanya bisa menelan air liur. Takut-takut kalau kuahnya ada babi atau daging ayam/sapi. Harga pangsit atau bakso disini 30NT (1NT= 280 rupiah) Kalau beli pangsit dan bakso disini akan ditempatkan pada mangkuk yang terbuat dari kertas dan ditutup plastik.

Musim dingin sudah mulai datang….namun masih 20 derajat. Ya seperti kota Malang tapi agak dingin dikit. Ingin sekali rasanya makan hangat-hangat.  Ketika itu saya pergi ke kantin vegetarian dan melihat orang membawa mangkuk kertas untuk tempat pangsit. Hmmm ternyata kantin vege jual pangsit. Selama ini saya tidak tahu karena menu yang tertulis memakai kanji. Pangsit yang dijual bermacam-macam, namun karena pelayan hanya tidak terlalu bisa berbahasa inggris jadi hanya tahu 2 macam yaitu Pangsit Seafood dan Pangsit Tahu. Saya bertanya apakah semua dari sayuran? Dia mengiyakan. Akhirnya saya pilih pangsit tahu. Setelah menunggu beberapa menit pangsit tahu datang. Panas sekali. Terpaksa saya bawa ke dorm supaya lebih anget.

Ketika mangkuk itu saya buka isinya mie pangsit, sayur sawi, tahu, udang, bakso-rumput-laut. Lumayan juga rasanya tidak terlalu mengecewakan dan isinya sangat banyak. Wo bao le (Saya sudah kenyang) 🙂 Alhamdulillah…..

Teman sekamar saya pernah menawari saya untuk makan mie herbal. Apakah itu mie herbal ? Mie herbal adalah mie yang kuahnya dari bahan herbal china. Untuk membeli mie herbal ini kita tinggal memilih saja bahan yang akan dimasukkan dalam kuah herbal. Mau sayuran, tahu, bihun, mie atau daging ? 1 bahan harganya 5-10NT. Ya hitung saja apa yang anda masukkan. Tentu saja karena kuahnya herbal rasanya ada sedikit pahit. Namanya juga obat 😛 Tapi saya belum pernah mencobanya. Masih kuatir masak kuahnya campur2 dengan daging. Saya masih dalam taraf mengawasi penjualnya 😀 (ssttt bukan suka sama penjualnya lho) Maksud saya disini cara penjual tersebut memasukkan bahan2 tersebut ke kuah.  Apakah dipisahkan atau tidak ?

Demikian sedikit wisata kuliner ttg Mie Taiwan.

  1. jadi vegetarian yah .. 😀
    tp kan masih ada makanan laut nya..
    udang, ikan (goreng,bakar), kepiting, cumi, kerang, tiram.. ^_^

  2. iya hiks …hiks
    hampir semua daging tidak disembelih.
    Pernah makan daging ayam dan sapi tp di masjid 🙂
    Lumayan menurunkan kolesterol 😛
    Ambil hikmahnya

    • 36
    • November 12th, 2006

    ada ndak mie herbal yang isinya r310 atau r250 pro? hehehe becanda neng!
    smoga disana selalu dalam lindungan Alloh SWT. Jangan lupa seluruh keluarga mendoakan keselamatan adik. SEMANGAT YA!!! GAMBATE!!! (…gitu ya?)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s