Sekarang ini, baru disebut cinta


Kata teman, orang komputer itu hanya mengeri bergaul dengan komputer (benda mati) so mereka agak susah bicara dengan orang, apalagi masalah cinta. Hmm benarkah seperti itu ? Toh, belum ada riset yang membuktikannnya.

Ok, di tengah kesibukkan saya selama 2 minggu ( minggu ini + minggu depan) baik itu MIDTERM, presentasi jaringan dalam chip sampai dengan empat eksperimen Wireless, saya coba menuliskan kisah cinta. Sebuah kisah nyata tentang keikhlasan cinta. Sebuah pengakuan cinta dari seorang yang berwatak keras terhadap yang dicintainya.

Dialah Umar bin Khatab. R.A. Beliau bertemu Rasulullah SAW dan berkata “Demi Allah, ya Rasululloh, sesungguhnya engkau lebih aku cintai dari segala sesuatu, kecuali kepada diriku sendiri”

Rasulullah SAW bersabda,”Tidak bisa begitu. Demi Dzat yang jiwaku ada ditangan-Nya, yang benar adalah sehingga engkau mencintaiku melebihi kecintaanmu kepada dirimu sendiri.”

Umar pun berkata, “Demi Allah, ya Rasulullah, sesungguhnya engkau lebih aku cintai daripada kecintaanku kepada diriku sendiri”

Rasulullah SAW kemudian bersabda,”Ya Umar, sekarang ini, baru disebut cinta!

(HR. Bukhari [6632] dari Abdullah bin Hisyam bin Zahroh R.A)

Alangkah indahnya jika kita menempatkan Allah dan Rasul-Nya sebagai puncak cinta kita. Namun seringkali justru cinta-cinta lain melebihi cinta Allah dan Rasulnya.

Bonds of Love – Raihan

Why are you so sad, why is it so bad
When someone leaves you behind
Won’t you ever know, don’t you realize
It’s just a part of life

When you’re falling in love with someone
Sometimes you smile with a broken heart
Only falling in love with Allah
The bonds of love survive

No mountain too high where there’s a will
No river too wide, believe there’s a way

Allah, we belong to you
And everything we do, we do it all for you

Allah, always by our side
Guiding us to the light
Everything shines bright no matter day or night

Come to Allah, you’ll never fail
The truth’s so close, it shall prevail

    • basman
    • Januari 21st, 2007

    bingung saya..
    emang umar ini org komputer juga ya? masa sih jaman segitu udah ada komputer?

    iin : maksud saya, orang komputer itu saya yang sedang menceritakan kisah romantis antara Rasulullah dan Umar bin Khatab. ra

    • basman
    • Januari 22nd, 2007

    oalaah.. ndak mudheng aku..
    maap beribu maap mbak… saya yang kurang teliti mbacanya..

    iin : gpp kok, biasalah org komputer kalo certa kadang g jelas 😀

    • eid
    • Januari 23rd, 2007

    Sy suka merinding kalo denger hadad nyanyiin sholawat
    Ya Nabii salam alaikaa, Ya Rosul salam alaikaa…
    Subhanallah.

    iin : iya, jadi inget lagunya Raihan yg Ya Rasulullah

  1. subhânallâh….

    (^_^)v

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s