Jika kekasih itu datang …..


Sahabat, saudara, orang tua adalah suatu hal yang berharga yang kita miliki di dunia ini.

Ketika dekat justru seringkali gesekan itu terjadi…

Ketika jauh justru rasa rindu dan kehilangan yang kita rasakan

Merekalah yang selama ini mengisi hari-hari kita.

Pertengkaran kecil, sepele dan besar sering kita alami bersama mereka.

Ada sebuah cerita dari seorang teman, dia mengatakan dulu dia mempunyai sahabat dan selalu bersama. Namun suatu ketika sahabat tersebut membicarkan kejelekan dirinya dengan orang lain. Tentu saja dia marah. Sejak saat itulah hubungan persahabatan tersebut merenggang dan yang ada hanya kecurigaan diantara mereka hingga sekarang.


Memang jika orang tedekat kita melakukan sesuatu yang buruk sakitnya lebih terasa dibandingkan orang lain yang melakukan. Ada nasihat bagus dari Ibnul Qoyyim tentang hal ini :

Jika kekasih itu datang dengan satu kesalahan

Maka kebaikan-kebaikannya datang dengan membawa seribu syafaat

Ya begitulah bijaknya ingatlah kebaikannya, jangan kesalahannya. Mengingat kesalahan akan menambah luka, namun mengingat kebaikan seperti hujan yang menyiram api. Meskipun demikian menurut Ibnul Qoyyim pemaafan kesalahan seseorang dikecualikan untuk masalah hudud (hukum). Misalnya teman kita mencuri, ya harus dihukum selayaknya pencuri. Sebagaimana Rasulullah bersabda dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari :

Demi Allah, seandainya Fatimah mencuri akan kupotong tangannya.
Melalui moment lebaran ini kita perkuat tali silahturahmi terutama terhadap orang yang mungkin sering kita lukai dan terdekat dengan kita.

  1. Bagaimana ya Bu?
    Kalau bertahun-tahun bosan juga. Apalagi hampir-hampir gak lulus semester kemarin. Tapi kata kedua orang yang kucintai dunia ini, “Kamu harus menjaganya.”

  2. “Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedangkan mereka merasa bersaudara duduk berhadapaan diatas dipan-dipan” (Al Hijr [15] :47)

    Mungkin berpisah untuk sementara lebih baik. Berdasarkan pengalaman pribadi, jika berpisah bisa jadi orang yang kita lukai akan kehilangan. Dalam hal ini saudara. Atau berikan perhatian khusus kepadanya.

    “Cintailah orang yang engkau cintai sewajarnya saja, karena boleh jadi dia akan menjadi orang yang engkau benci suatu saat nanti. Bencilah orang yang engkau benci sewajarnya saja karena boleh jadi dia akan menjadi orang yang engkau cintai suatu saat nanti” (HR. Tirmidzi)

      • chika
      • Juni 11th, 2011

      izin share yahh :)) baguss ^___^b

    • setia
    • November 1st, 2006

    boleh nimbrung,
    simple aja,
    persahabatan dan cinta adalah beda,
    persahabatan dan cinta adalah sama,
    bingung ya tapi itulah,
    misteri kehidupan hanya Allah Maha Tahu,
    wallahu’alam bishowab

    wassalam

    • Iman
    • Februari 7th, 2007

    Tw ga?!
    sahabat itu anugrah, karunia dan sesuatu yg menakjubkan setelah keluarga.
    knp ga cari tw alasan sahabat mu itu berkata sprt itu?!
    semua kan pasti ada sebab ny?!
    berikan kesempatan dan waktu bwt sahabat mu itu utk introspeksi, klo dia memang di takdirkan utk jd sahabat mu dia pasti akan datang dan menjadi seseorang yg jauh berbeda dari sebelumny.
    Dah ah, gw mw Kuliah dulu..

    iin : yup setuju sahabat adalah anugrah

    • dwi
    • Agustus 5th, 2007

    bagus bgt tulisan2 nya !!!!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s