Arsip untuk Kategori ‘ wanita ’

Lomba Poster Kluwek

http://kluwek.linux.or.id/index.php/component/content/article/40-pengumuman/87-lomba-poster-kluwek

Dalam merangka memperingati Hari Ibu dan HUT KLUWEK yang pertama
KlUWEK, POSS ITS dan RISTEK bekerja sama mengadakan :

LOMBA POSTER
Tema : Wanita, Teknologi dan Open Source
Hadiah : Uang Tunai Rp.500.000,- untuk 3 kategori Pemenang, Sertifikat dan Kaos

Siapa saja yang boleh Ikutan?

Wanita-wanita di seluruh pelosok indonesia, dengan kategori sebagai berikut :
1. Pelajar (SLTP dan SLTA)
2. Mahasiswa
3. Umum (Karyawati, Ibu rumah tangga, Wiraswasta, dll)

Read more

Apa yang ada di dalam tas saya ?

Gara-gara kehujanan tadi malem, tas ransel yang biasanya saya pakai basah. Sebenarnya ada tas ransel lainnya namun lagi dipinjem temen. Terpaksa deh memakai tas jinjing dibawah ini. Selama ini tas ini memang jarang dipakai .. gak PD sih pake tas beginian. Gimana gitu .. rasanya kok bukan saya.

Biasanya tas wanita begitu isinya apa ya ? Bedak ? Tissue ?

He he barang begituan sih g bakalan ditemukan di tas saya … Read more

Kopi darat dengan Kluwek Makasar

Ini adalah pertama kali saya pergi ke pulau Sulawesi. Penginya sih bisa keliling ke beberapa pulan di Indonesia. Next destination penginya sih ke Sumatera …. Subhanallah di Makasar bisa ketemu dengan para kluweker makasar yang selama ini hanya ketemu di dunia maya. Kluwek Makasar orangnya ramah2, cepet banget gaulnya ditambah lagi semangat mereka dalam ngoprek. Wuih luar biasa

Foto diatas adalah saat kita berada di Pantai Losari. Dari kiri ke kanan (Mbak Wardiani, Mbak Shinta, :oops: , Bu Esti dan Mami Lili … loh Mbak Ama mana yak … ?)

Terima kasih buat Kluwek yang udah kasih Iin boneka-boneka. Plus Pin LUGU dan Pin Blogger Makasar. Kereeen deh ….. See you next time ….

Mengapa wanita tercipta dari tulang rusuk

Bukan dari tulang ubun ia dicipta
Sebab berbahaya membiarkannya dalam sanjung dan puja
Tak juga dari tulang kaki
Karena nista menjadikannya diinjak-injak dan diperbudak
Tetapi dari rusuk kiri
Dekat ke hati untuk dicintai
Dekat ke tangan untuk dilindungi
(dikutip dari buku “Agar Bidadari cemburu padamu”)

Surabaya Sillicon Valley

Mau coba apply lagi nggak ya ? Ada yang bilang tidak usah … daripada hilang uang 1,2 juta lagi. Ada yang bilang jalan terus … sapa tahu there is a little hope. It’s worth a try. Rasanya memang tidak ingin mengecewakan siapapun dan perjuangan 2 tahun haruskah berakhir sia-sia ? Ok, saya mulai lagi melengkapi dokumen-dokumen kemarin yang kurang dan tentu saja menambahkan beberapa dokumen yang mungkin ditanyakan perihal kedatangan saya dari Taiwan.

Sekali lagi merepotkan Pak Diding untuk membuat berbagai surat keterangan perihal keberangkatan saya ke Taiwan, surat pengangkatan aktif kembali sebagai dosen, surat keterangan penghasilan dll.  Kemudian meminta Mbak Ita memberikan semua bukti gaji yang ditransfer selama saya di Taiwan. Bu Rini juga membantu membuat surat penugasan dari rektor ITS dan beberapa kelengkapan lainnya. Leslie pun juga membuatkan surat reference letter atas nama google yang menegaskan perjuangan saya selama ini dan saya dipastikan kembali ke Indonesia untuk mengajarkan apa yang saya dapat dari conference tersebut. Hhhmm sepertinya semua dokumen sudah lengkap. Saya mencoba membuat perjanjian wawancara sekali lagi.

Tanggal 8 September 2008, pukul 8.30 di depan Konjen USA Surabaya. Sambil menunggu antrian saya mendengarkan lagu Opick
“Bila waktu tlah berakhir, teman sejati tinggalah sepiii”
Yup, Nanti saya juga tidak akan ditanya jadi pergi ke Grace Hopper apa tidak di kuburan nanti
Lantunan Gigi – Dosa ini – pun menguatkan hati saya
“Dosakah hati ini yang selalu tak merasa puas”
Jikalau visa ini tidak diterima, saya akan menerima ya Allah ….
Hati sayapun lebih tenang, cenderung cuek whatever what will be

Semua proses yang saya lalui sampai loket 2 adalah sama seperti yang lalu. Ketika nama saya dipanggil di loket 3, tiba-tiba petugas tersebut berkata,
” I have interviewed you a couple days ago, I won’t again, just wait ok ..”
Hah … lah saya terus mo diapakan lagi :(
Setelah menunggu cukup lama, tiba-tiba nama saya dipanggil lagi. Ternyata saya diwawancari oleh petugas lain yang lebih tua lebih mendetail. Kenapa pergi ke Taiwan? Kenapa ke HongKong ? Mau apa ke Amerika ? Sampai saya harus presentasi penelitian saya didepannya. Tiba-tiba dia bertanya
“Ini penelitian, kamu submit ke tempat lain ?”
Ya tentu saja tidak, itukan kode etik. Semua bukti dokumen yang dulu ditanyakan saya keluarkan semua.
Namun … nggak ada hujan nggak ada angin tiba-tiba petugas tersebut berkata,
“You are not qualified to go to USA !!”
Masya Allah apalagi nih … apa salah saya
“What is your major reason to refuse my application ?”
Baca saja di kertas ini, begitu katanya.
Kertas itu sudah saya dapatkan saat visa saya ditolak pertama. Bener2 tidak jelas.
Saya bisa menerima hal tersebut meski dalam otak saya bertanya, “What’s wrong with me?”

Ada yang mengatakan karena pakaian muslimah saya atau karena saya tidak mau buka kerudung saya
“Well, I am chalenged to be stereotype as moslem women like everything I am judged for … my thought my idea NOT THE WAY I LOOK !!”
Ada pula yang mengatakan karena saya belum menikah, karena pengalaman seorang dosen ITS juga ditolak karena tidak punya ikatan kuat kembali ke Indonesia.
Ha ha masak mo nikah supaya visanya diterima. Sadis banget itu ….
Jadi banyak spekulasi nih …

Itulah dua orang yang dibagian awal saya ceritakan suka bertanya ini itu :lol: sebelum kita menyeberang danau. Read more

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.135 pengikut lainnya.