Seperti yang ditulis oleh Cak Alief di blognya tentang kegiatan pameran budaya Indonesia (ICE) di NTUST Taiwan. Acara ini berlangsung tiga hari. Penuh dengan kegiatan budaya Indonesia.
Trus saya disana menjadi apa ? He he saya kurang pandai masalah seni seperti menari dan menyanyi. Saya memilih jadi pembuat klepon. Kami mencoba mengenalkan bagaimana membuat makanan Indonesia. Mengapa klepon yang dipilih ? eehmmm kenapa ya ? Soalnya ini memang makanan paling gampang dibuat
he he …
Ternyata tidak gampang mencari adonan klepon di Taiwan. Mbak Dwi aja sampai harus memelas meminta air kapur sirih ke restoran Indonesia. bagaimana dengan kepala parut ? Hiks disini tidak ada pohon kelapa yang tumbuh. Alhamdulillah ada serbuk kelapa instant. Namun sebelum dipakai harus dilembabkan dulu dengan ditambah santan instant baru dinanak memakai rice cooker. (Trims Mbak Zule dan Mbak Emma atas bantuannya).
Awalnya adonan tersebut dibuat oleh Bu Husni dalam 2 mangkuk terpisah dan menyisakan 1,5 bungkus tepung beras ketan untuk dibuat adonan saat acara.
Kamis, pukul 14.10 Mulailah membuat bulatan2 klepon.
Eh … adonan terlalu lembek akhirnya tiga klepon di bawah ini tidak sukses
Read more