Khadijah dalam keterasingannya …

15 05 2009

Sesungguhnya ketika Khadijah menikah dengan Rasulullah SAW, ia diejek oleh wanita-wanita Mekkah. Mereka tidak mau masuk ke tempatnya, tidak mengucapkan salam kepadanya, dan tidak membiarkan seorang wanita pun masuk ke tempatnya, sehingga Khadijah menjadi risau karenanya. Ia berduka dan bersedih hati jika Rasulullah keluar rumah. Maka ketika ia mengandung Fatimah, bayi kandungan itu menjadi temannya. Karena itulah terkadang Khadijah pun berbicara dengan janinnya.
Ketiba tiba saat melahirkan, tidak ada satupun wanita Quraisy dan Bani Hasyim yang menolongnya, bahkan mereka berkata, “Kamu telah membantah kami dan tidak mendengar omongan kami. Kamu menikah dengan Muhammad, anak yatim Abu Thalib, seorang yang miskin  dan tak punya harta. Maka kami tak akan datang dan kami tak akan mengurus urusanmu, apa saja” Khadijah semakin sedih, kemudian Allah menurunkan wanita-wanita dari langit untuk menolong kelahiran Fatimah.
Saya memang bukan Khadijah, namun kisah Khadijah tersebut mengispirasi kehidupan saya pada saat seperti ini. Hidup merantau sendirian di Surabaya, jauh dari keluarga. Baca entri selengkapnya »





warna warni bersamanya

22 04 2009

Sudah berapa lama yaa saya tidak nge-blog ? Alasan klasik sih sibuk .. sithik sitihk bubuk :lol: . Serius nih ! Memang dikit-dikit tidur .. Bagaimana tidak, saya tidak boleh memaksakan diri dalam kondisi seperti ini. Sejak berbadan dua, harus lebih ekstra hati-hati dalam menjaga kesehatan agar tidak kecapekan. Namun kalau sudah bangun, weh banyak sekali aktivitas yang saya lakukan. Alhamdulillah si kecil dalam perut ini tidak manja ( bukan mandi jarang …. :P ). Saya harus tahu kapan harus istirahat dan kapan harus bekerja lagi. Meskipun begitu awalnya memang susah oiii. Jadi inget kata Bu Mahe, “Hayo, bisa tidak atur waktumu ini masih hamil, belum lagi kalau udah keluar”.  Biasanya saya ajak si kecil bicara ” Yuk ngajar .. Yuk ngoreksi .. yuk neliti .. ” Kemana-mana tidak lupa bawa minum, biskuit dan pisang. Maklum makan bisa beberapa kali dalam sehari.

Dengan banyak yang saya targetkan dan aktivitas bulan ini, kudu hati2 atur semua jadwal. Kalau tidak penting just skip it atau keluarlah kata maaf. Mulai dari ngajar 4 kelas, bimbingan TA, acara mozilla Day, peresmian Lab E-bisnis, koreksi 200-an ujian midterm mahasiswa, penulisan buku, penulisan penelitian sampai bantu-bantu Suami cari data.   Alhamdulillah ngajar saya menjadi 3 kelas aja, Selamat tinggal kelas Hari Senin .. saya kembalikan ke Pak Danu. Buat Pak Danu “selamat mengajar kembali .. :D ” Jadwal sidang TA semakin dekat, mereka harus lulus ! Semoga tidak ada yang tertinggal. Amiin. Alhamdulillah karena TA ini saya buat berkelompok, terkadang mereka diskusi sendiri jika tidak ada saya yang membimbing. Yes, They are great student!! Baca entri selengkapnya »





Risalatun Ilaa Ibnati

7 03 2009

wahai sayangku ….
wahai jantung hatiku

Dua kalimat tersebut beberapa kali mengawali alinea-alinea dalam Risalatun Ilaa Ibnati, sebuah buku yang ditulis oleh DR. Najaat Hafidz. Buku tersebutpun dipuji oleh Zainab Al Ghozali, siapa kah beliau ? Beliau adalah penggerak muslimah internasional yang subhannalah memiliki perjuangan yang luar biasa. Pertama kali saya membaca kisahnya di majalah Ummi, bagaiamana beliau di penjara  dan disiksa dengan anjing-anjing buas. Namun berkat pertolongan Allah tak satupun badannya terkoyak oleh anjing-anjing itu.

Buku luar biasa ini merupakan kumpulan surat seorang Ibu kepada putrinya. Sayapun membacanya berkali-kali tidak pernah bosan. Kalau boleh menyarankan buku wajib dibaca untuk muslimah. Versi Indonesia diterjemahkah dengan judul buku “Nasihat Untuk Para Wanita”, terbitan Gema Insani Press 1995. Sayang sekali sepertinya buku ini tidak dicetak lagi, padahal isinya sangat berkualitas. Mulai dari bagaimana kita berjuang, ikhlas dan bertingkah laku. Kalo ada penerbit yang baca blog ini, mohon donk dicetak lagi :)

Buku inipun menyimpan kenangan yang tak terlupakan bagi saya saat SMU. Ketika itu Ibu mengantarkan saya beli buku dan kerudung naik angkot. Ibu tiba-tiba berkeinginan membeli buku tersebut, setelah membacanya Ibu bilang bagus isinya. Kemudian diberikannya buku itu ke saya. Sejak itulah saya menggangap buku itu adalah surat ibu ke saya. Sampai sekarang saya selalu mengingat buku itu, tak jarang membacanya lagi. Saya sendiri malah lupa buku apa ya yang saya beli sendiri saat itu :lol: Terima kasih Ibu





Dimanakah Bu Noura ?

9 03 2008

Hari ini seperti biasa saya dan Mbak Yuhana pergi ke mesjid kecil. Dari hari ke hari acara di mesjid kecil semakin padat mulai dari pukul 10.30 sampai dengan mendekati maghrib. Mulai dari mandarin, kewirausahaan, komputer, konsultasi Islam dan kajian ahad sore. Berbagai pembekalan kami berikan kepada para Tenaga Kerja Indonesia di Taiwan.

Dulu pernah saya ceritakan di blog ini, bagaimana perbandingan antara jumlah mahasiswi muslimah dengan mbak2 TKW. Sungguh kami memang kekurangan tenaga. Namun kita mencoba meng-optimalkan yang ada.

Seorang mbak TKW hari ini bertanya,

“Mbak Bu Noura sekarang dimana ya ?”

“Bu Noura siapa”

“Itu dokter Noura”

“Maaf.. mbak … saya tidak kenal”

Baca entri selengkapnya »





Indonesia lebih nyaman

18 11 2007

Hal ini memang tidak bisa saya bayangkan sebelumnya. Terjadi di luar dugaan saya.

Beberapa waktu lalu saya kebetulan hadir di acara Konferensi Open Source Internasional. Alhamdulillah saya diberi kesempatan oleh Allah untuk hadir sekaligus bertemu secara langsung dengan orang-orang yang selama ini softwarenya saya pakai. Orang-orang yang hanya saya tahu namanya di internet.

Seperti di Indonesia, disitu saya juga menjadi seorang wanita yang berada diantara laki-laki. But I was not felling the odd one. I am getting used it. I did not really care it so much. Namun …

Kaget .. shock …. Baca entri selengkapnya »