Archive for the ‘ Kata Mutiara ’ Category

Optimis

Berikut adalah nasehat seseorang teman kepada saya, semoga juga bisa menjadi penyemangat buat yang lain.

Beruntunglah seseorang yang menyakini akan datangnya fajar setelah gelapnya malam,

berharap muncul pelangi setelah derasnya hujan,

maka berharaplah dan jangan mudah putus asa akan rahmat dan petunjukNYA.

semoga Alloh menebar benih-benih keoptimisan dalam dada ukhti agar berbuah keoptimalan dalam beramal.

Inna wa’da 4JJ1 haqqun:sesungguhnya sesudah kesulitan akan ada kemudahan….InsyaAlloh.

Arti cinta

Sebuah syair bagus untuk direnungkan ….

Al-mahbub (orang yang dicintai) itu bertanya kepadaku,

“Mengapa kamu mengunjunginya

Siapa yang ada di pintu ini ?”

Akupun menjawab,

“Orang yang ada di pintu ini adalah aku”

Ia bertanya kepadaku, “Kamu salah (memahami) defini hawa nafsu ketika ia memisah kita”

Dan tahun pun berganti. Ketika aku mendatanginya lagi, aku pun mengetuk pintu itu, ternyata ia sedang bersandar padanya.

Ia bertanya kepdaku, “Siapa kamu? “

Kujawab, “Lihatlah dahulu tidak ada seorang pun selain kamu di pintu itu”

Ia pun berkata, “Bagus kamu telah  memahami definisi hawa nafsu dan kamu telah mengetahui arti cinta. Maka masukalah wahai yang namanya ‘aku’ “

Lagi-lagi cinta

Mbak Yuhana sempat curhat kalau dirinya sedang jatuh cinta. Iin pengin ikutan jatuh cinta juga aahh. Sebuah syair tentang cinta yang pernah saya baca :

Engkau berbuat durhaka kepada Allah, padahal engkau mengaku cinta kepada-Nya

Sungguh aneh anologi seperti ini

Andai kecintaanmu itu tulus, tentu engkau akan taat kepada-Nya

Sungguh, orang mencintai itu tentu selalu taat kepada yang ia cintai

(A’idh Al-Qorni)

Astaghfirullah ternyata iin belum mencintai -Nya setulus hati

Semangat !!

Tiada kebahagian dalam menuntut ilmu kecuali mereka ketika belajar dalam kondisi serba kekurangan.

(Imam Syafi’i)

Makna persahabatan

“Makna persahabatan dengan Allah adalah bersahabat dengan karunia dan nikmat-Nya. Bersahabat dengan nikmat-Nya adalah bersyukur. Bersahabat dengan ujian-Nya adalah bersabar. Bersahabat dengan perintah-Nya adalah menghormati dan menunaikan. Bersahabat dengan larangan-Nya adalah menjauhi. Bersahabat dengan ketaatan adalah bersikap ikhlas. Dan bersahabat dengan Alqur’an adalah merenungkan.”

(Ibnu Atha’illah)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.268 pengikut lainnya.