Mbak Yuhana sempat curhat kalau dirinya sedang jatuh cinta. Iin pengin ikutan jatuh cinta juga aahh. Sebuah syair tentang cinta yang pernah saya baca :
Engkau berbuat durhaka kepada Allah, padahal engkau mengaku cinta kepada-Nya
Sungguh aneh anologi seperti ini
Andai kecintaanmu itu tulus, tentu engkau akan taat kepada-Nya
Sungguh, orang mencintai itu tentu selalu taat kepada yang ia cintai
(A’idh Al-Qorni)
Astaghfirullah ternyata iin belum mencintai -Nya setulus hati

Eh Bu, itu beneran dari ‘Aidh al-Qarni?
Rasanya saya pernah baca kalimat yang sejenis dari Ibnu Qayyim al-Jauzyiyyah di buku “Taman Orang-orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu”.
Selain itu, saya pernah baca kalau ‘Aidh al-Qarni pengagum Ibnu Qayyim juga dan buku-buku karyanya banyak menukil dari karya-karya Ibnu Qayyim.
Mohon maaf, karena belum pernah baca bukunya ‘Aidh al-Qarni satu bijipun.
iin : duuuh , kholimi jangan ingatkan iin dengan buku “Taman Orang-orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu”….
buku itu entah dimana sekarang, mohon yang pinjam buku itu kembalikan ke iin dooonk
iin baca di buku pesona cinta-nya Aidh Al Qorni, tidak ada nukilan dari Ibnu Qayyim
Jadi in kira itu langsung tulisan Aidh Al Qorni
Assalamualaikum wr wb.
Maaf sebelumnya Mba Iin, saya telah lama cari email yang pas untuk menghubungi mba Iin, cuman sekedar mau salam kenal dan yang pasti aku bangga Allah masih menciptakan manusia wanita yang pandai luar dalam.
Terima kasih banyak atas pengetahuan yang dibagi untuk muslim Indonesia, termasuk saya.
Kalo boleh tolong kasi email yang pas sehingga jika saya atau Mba Iiin tak keberatan dapat saling tukar informasi (saling curhatlah kasarannya)
Oh ya gimana kabar Taipei.
Matur Nuwun….
Aku pernah diajari gini (bercanda):
“Sebodoh-bodoh orang adalah yang meminjamkan kitab,
dan lebih bodoh lagi yang pinjam terus dikembalikan.”
Jadi, bagi yang pinjam bukunya Bu Iin, lebih baik jangan dikembalikan.
iin : ooh gitu ya, wah kalo gitu in pinjem kitab ke Kholimi
Aku juga lagi jatuh cinta
http://alief.wordpress.com/2007/12/02/aku-harus-mencintaimu-ana/
Maha benar Allah dengan segala firmanya.
Orang-orang yang hanya mencintai Allah, dalam hidupnya senantiasa diberikan rahmat dan hidayah. Untuk itu cintailah Allah sebenar-benarnya mencintai. Bayangkan kehidupan ini penuh dihabiskan untuk dunia. Berapa jam, menit, dan detikkah kita bersyukur kepada Allah. Dialah Zat yang maha hidup. Kita disibukkan dengan aktivitas dunia. Saat Allah memanggil kita untuk shalat, apakah kita senantiasa meninggalkan aktivitas dunia kita. Belum banyak hamba-hamba Allah yang dapat berbuat sedemikian. Untuk itu perlu kita syukuri. Bahwasannya memang Allahlah yang berhak di cintai.
Where is the LOVE
There is the LIVE …
Aku juga punya kafe CINTA, cuma mungkin gak sedalam cinta You …
Salam kenal,
thx.