Bolehkan muslimah menolak

14 03 2007

“Aini, bolehkah aku bertanya sesuatu ?”

“Apa ?”

“Bolehkah kamu menolak lelaki?”

“Maksudnya ?”

“Kamu khan wanita muslim, boleh tidak kamu menolak seorang lelaki muslim ?”

“Maksudnya, untuk menikah ?”

“Iya betul”

“Iya bolehlah. Kita muslimah punya hak untuk mengatakan tidak atau ya untuk urusan itu”

“Oh gitu ya, saya kira kamu harus terpaksa menerimanya …”

Setelah teman saya bertanya seperti itu saya agak bingung. Sedikit berpikir kenapa dia bertanya hal itu. Belum selesai saya berpikir, tiba-tiba dia bertanya lagi.

“Bolehkan seorang lelaki menyentuhmu ?”

“Hah menyentuh gimana?”

” Seperti begini” Sambil menggandeng tangan saya.

“Boleh…. tapi dia ayahku, kakakku, dan nanti suamiku”

“Jadi selain itu gak boleh ya ?”

Saya hanya menggeleng kepala.

“So, di dalam Islam tidak bakalan ada free sex ya ?”

“Apalagi itu …No way, You can do that after married”

“Kenapa sich gak boleh?”

Sedikit bingung juga jelasinnya …..

“Islam telah mengatur bagaimana seharusnya hubungan lelaki dan perempuan”

“Tapi kenapa ?”

“Begini, bayangkan kalau semua orang nih melakukan free sex. Yang jelas bisa banyak terjadi aborsi, itukan sama saja membunuh orang. Kalaupun tidak diaborsi, akan banyak anak yang tidak jelas siapa orang tuanya. Islam sangat menjaga hal tersebut.Selain itu banyak sekali akibat yang akan ditimbulkan free sex seperti penyakit AIDS, etc “

“Oh, gitu ya ?”

“Iya begitulah. “

“Ok terima kasih penjelasannya. Topik ini akan kuangkat saat klub bahasa inggris nanti.”


Tindakan

Information

16 tanggapan ke “Bolehkan muslimah menolak”

14 03 2007
Biho (16:31:01) :

great jawaban yang cerdas Bu ;)

14 03 2007
intan (19:21:46) :

AIDS bukan disebabkan oleh free sex, tapi oleh virus yang biasa disebut sebagai HIV. sebagian besar ditularkan lewat hubungan seks tak aman di mana free sex termasuk di dalamnya. tapi bisa juga melalui transfusi darah dll. [siapa tahu kita dapat transfusi darah dari orang yang mendonor dalam masa jendela - fase undetected dari HIV]

bagiku no sex outside marriage itu bwt menghormati harkat dan martabat manusia semenjak konsepsi. soalnya dalam free sex terkandung paradigma bahwa seks adalah rekreasi, just it. [sok ideologis ceritanya] kalo orang udah menikah, dia pasti akan juga mempertimbangkan aspek prokreasi dari seks. jadi, kalaupun terjadi konsepsi, si zigot dari awal akan dihormati oleh kedua belah pasangan dan diperlakukan sebagai sesosok yang diinginkan untuk ada…

iin : trims, ya jwbnya itu yang terbesit wkt ditanya

14 03 2007
intan (19:25:43) :

dia pasti akan juga mempertimbangkan aspek prokreasi dari seks
>>eh, nggak pasti juga ya? tapi ya akan cenderung begitu, lah…

14 03 2007
alief (19:39:40) :

tanpa terasa, sampean telah berdakwah lewat tanya jawab itu…

14 03 2007
arifkurniawan (21:45:59) :

Yang nanya sapa Mbak?

iin : temen taiwan, cewek looo
soalnya dia bisa megang tangan saya

14 03 2007
helgeduelbek (21:48:05) :

Hemmmm masak iyah sih :) weh… iyo lho…. :)

14 03 2007
fertobhades (23:20:42) :

jawaban yang tepat, mbak….

setidaknya kita telah memberitahukan orang lain dengan cara yang tepat tentang keyakinan kita.

15 03 2007
masdhenk (00:13:34) :

salam kenal mbak…
nice blog

15 03 2007
ikrar (15:41:48) :

Pembicaraan yang ringan dan tidak terkesan menggurui tapi sebenarnya sangat berbobot….

16 03 2007
grandiosa12 (06:14:39) :

bravo.. berdakwah ringan seperti ini bagus

16 03 2007
Dee (12:13:29) :

orang akan menghargai kita kalau kita bisa menjelaskan keyakinan kita dengan cara yang dia mengerti. orang tidak akan bersimpati kepada kita, kalau belum-belum kita sudah menghakiminya.
teruslah berdakwah dengan kebaikan dan cinta kasih jeng.

iin : Islam itu Indah, tidak sulit

16 03 2007
Ali S Kholimi (13:31:30) :

Percakapan sesingkat itu bisa dijadikan topik Klub Bahasa Inggris ya? Gimana kabar pembahasannya?

iin : belum nanya sich
ya biasalah org Taiwan rata2 mrk tidak beragama
dan sedikit sekali pengetahuan mrk tenatnga Islam

17 03 2007
Arie DS (01:49:43) :

Insya Allah akan ada lagi teman2 yang lain menanyakan tentang Islam, seperti yang saya alami.

19 03 2007
antobilang (11:32:40) :

salam kenal mbak…
wah berarti gitu ya…tapi tetap diijinkan tho kalau itu darurat?
hehe…
hayo, para lelaki jagan cari kesempatan pas darurat…huahaha….ups!
*takut di jitak ama yg punya blog kalo ktawa keras2*

iin : sampeyan yg takjitak pertamax

24 03 2007
Madsyair (01:44:00) :

Untung,yang pegang bukan si untung.:-) memang mbak,jaman sekarang jamane uuuedian.
Dulu, jaman jahiliah, yang dibunuh bayi perempuan,eh sekarang laki2 jg.
Dulu,bayi dibunuh setelah lahir,eh sekarang belum lahir dah dimatiin.
Dulu pacaran tabu,eh sekarang kok sekarang ndak pacaran jd tabu
Dulu kalo brzina sembunyi2, eh sekarang didokumentasikan dan disebarin juga dan bangga lagi. Pancen podo gak nduwe udel.

26 03 2007
ayah_baik (09:22:18) :

menarik

Tinggalkan komentar

Anda dapat gunakan tag ini : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>